Prestasi Mahasiswa

Juara III di ajang BCA Tech Day

17 December 2016

BCA Tech Day terdiri dari 3 rangkaian acara yakni Tech Land, Tech Vation, dan Tech Talk. Melalui kegiatan Tech Land, mahasiswa dapat menambah wawasan mengenai inovasi teknologi, khususnya di bidang perbankan. Selanjutnya, mahasiswa ditantang untuk berkompetisi mendesain ide atau gagasan seputar mobile application dalam ajang Tech Vation. Pada kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2016 tersebut delegasi mahasiswa DTETI berhasil meraih juara III dalam ajang Tech Vation.

Lihat selengkapnya

GADJAH MADA AEROSPACE TEAM KEMBALI BERPRESTASI DALAM KOMBAT-KOMURINDO 2016

14 November 2016

UGM kembali menorehkan prestasi melalui tim Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT) yang telah mengikuti Kompetisi Muatan Roket Indonesia dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) yang berlangsung pada 24 – 27 Agustus 2016 di Lanud TNI AU, Pameungpeuk, Garut Jawa Barat. Komurindo-Kombat merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Tim GMAT berhasil menjuarai di ketiga kategori yang dilombakan. Di kategori muatan roket memperoleh penghargaan sebagai best idea, di kategori roket EDF (Electric Ducted Fan) memperolah penghargaan sebagai Juara 4 dan di kategori muatan balon atmosfer memperoleh penghargaan sebagai best design.

Berikut adalah Tim dari DTETI yang berpartisipasi dalam ajang Kombat-Komurindo 2016:

1. Juara Ide Terbaik Kategori Muatan Roket:
- Luthfan Nur Ubai (TI13)
- Edo Probolaksana A. (TE 13)
- Agung Fathurrahman (TE 14)
- Muhammad Iqbal Ardiansyah (TI 14)
- Agung Safrullah (TE 14)
- Zhafira Putri Hutami (TI 14)
2. Juara 4 Kategori Roket Electric Ducted Fan:
- Fahdy Nashatya (TE 13)
- M. Farhan Tandia (TE 14)
- Yonif Fafan I (TI 14)
- Shoddiq Jati P. (TI 13)
- Naufal I. Nasiri (TE 13)
- Dean Aldibra (TE 14)
3. Juara Desain Terbaik Kategori Muatan Balon Atmosfer:
- Luqman HA (TE 13)
- Meizar Raka (TI 14)
- Aria Rangga S. (TE 14)
- Rino Budi S. (TI 14)
- Faisal Hadi K. (TE 14)
- Hermawan Maulana (TE 13)
- Jonathan Darmawan (TE 13)

Lihat selengkapnya

Hermawan Hidayat ikuti program Hwawei seeds for the future

10 November 2016

Tanggal 8 hingga 22 Oktober 2016 Hermawan Hidayat salah satu mahasiswa DTETI FT UGM bersama 14 mahasiswa terbaik dari 11 Universitas terkemuka lainnya mengikuti program CSR global Huawei Seeds for the Future di Beijing dan Shenzhen, Tiongkok. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang berkecimpung di sektor TIK agar dapat belajar dan mendapatkan pengalaman bekerja di kantor pusat Huawei di Tiongkok, serta serta mengenal budaya Tiongkok dan pengalaman bekerja antar budaya dalam suasana bisnis global.

Dalam program Seeds for the Future, para peserta mengikuti beragam aktivitas yang terbagi menjadi dua tahap kegiatan. Di tahap pertama, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari budaya Tiongkok, termasuk mengikuti pelatihan dasar Bahasa Mandarin, kaligrafi, melukis, serta sesi pertukaran ide dengan murid lokal.

Kemudian pada tahap kedua, para mahasiswa mengikuti pelatihan mengenai inovasi teknologi terbaru di Kantor Pusat Huawei. Tidak hanya itu saja, mereka juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi pabrik Huawei dan melihat secara langsung proses produksi perangkat terbaru melalui kegiatan di demo room milik Huawei.

Sumber: http://telko.id/7830/

Lihat selengkapnya

Interion Smarture, Alat Buka-Tutup Irigasi Sawah

22 August 2016

Potensi Indonesia sebagai negara agraris tidak diragukan lagi. Namun, di sisi lain masih terdapat kendala dalam upaya pengembangan produktivitas pertanian. Di sektor tanaman padi, pengembangannya masih belum maksimal karena beberapa faktor. Salah satu faktor tersebut yaitu pada sistem pengairan yang kurang baik.

Sistem pengairan di Indonesia mayoritas masih menggunakan model tradisional, sehingga efektifitas distribusi air kedalam lahan persawahan masih rendah. Hal tersebut terlihat saat masa tanam tiba yaitu banyak petani berlomba-lomba mendapatkan air untuk dialirkan ke sawah mereka dengan cara apapun, seperti membuka air milik petani lainnya.

Kondisi inilah yang membuat mahasiswa UGM dari Sekolah Vokasi yang terdiri dari Khoerul Anam (Teknologi Jaringan), Novrizal Dwi Rozaq (Teknik Elektro), Riza Nurfaisal (Elektronika dan Instrumentasi), Stefani Galuh (Elektronika dan Instrumentasi), dan Shalahudin  Al Ayub (Teknologi Informasi) merancang Interion Smarture “Integrated Distribution Water for Smart Agriculture” .

“Alat ini dipergunakan sebagai solusi pendistribusian air sawah secara otomatis berbasis mikrokontroler dengan kombinasi teknologi IoT (Internet for Things),”tutur Anam, Rabu (1/6).

Menurut Anam karya yang dirancang melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk melakukan buka-tutup pintu arus air dari irigasi dan sumber air yang masuk kedalam sawah atau antar sawah menggunakan motor DC. Alat ini diatur secara otomatis dengan mikrokontroler, serta tambahan sensor ketinggian air dan kelembaban tanah di setiap sisi sawah serta sumber air.

Selain itu, sistem alat Interion Smarture ini juga dapat melakukan perintah kontrol dan monitoring jarak jauh menggunakan mobile apps. Hal tersebut memanfaatkan tren teknologi saat ini yang tengah berkembang ke arah IoT (internet for Things).

Sumber energi yang digunakan pada alat tersebut direncanakan berasal dari panel surya yang ditempatkan di area persawahan, sehingga tidak akan bergantung terhadap kebijakan energi,”imbuhnya.

Untuk saat ini, Interion Smarture dikembangkan dalam bentuk prototipe. Prototipe ini dibuat dengan memenuhi dan memperhatikan segala aspek, sehingga fungsi yang dihasilkan oleh prototipe akan sama dengan kondisi riil dari alat yang dibuat. Dengan hadirnya alat ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam mengatasi distribusi pengairan persawahan yang lebih baik dan efisien (Humas UGM/Tri)

Lihat selengkapnya

Mahasiswa DTETI Raih Juara 1 Lomba PLC

22 August 2016

Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Aji Resindra dan Muhamad Randi Ritvaldi, yang juga menjadi perwakilan Badan Semi Otonom FEEDBACK, berhasil meraih Juara 1 pada lomba Pemrograman Programmable Logic Control yang diadakan oleh Politeknik Negeri Jakarta pada tanggal 30 Maret – 2 April 2016. 

Lomba tersebut merupakan rangkaian acara ETIME 2016 yang rutin diadakan setiap tahunnya. Lomba Programmable Logic Control tersebut diikuti sekiranya 60 tim dari universitas dan politeknik di seluruh Indonesia. Perlombaan terdiri dari tiga babak yaitu babak penyisihan, babak semifinal, dan babak final. Dalam setiap babak setiap tim diharuskan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan oleh dewan juri dengan cara membuat suatu program ladder. 

Pada babak penyisihan, setiap kelompok diharuskan untuk menyelesaikan permasalahan mengenai mesin pencuci mobil otomatis. Pada babak semifinal setiap kelompok diharuskan untuk membuat suatu program yang mampu mengatur beban yang digunakan berdasarkan jumlah daya yang tersedia dan prioritas beban. Pada babak final, persoalan yang dihadapi masih sama seperti pada babak semifinal namun dengan prioritas beban yang berbeda. Tantangan lebih dari babak final ini, selain membuat program ladder, setiap tim juga harus membuat program untuk Human Machine Interface (HMI). Selain itu kedua program yang sudah dibuat tadi akan dijalankan pada sebuah PLC yang sudah disediakan untuk diujicoba langsung di hadapan dewan juri. Kedua mahasiswa yang menjadi perwakilan DTETI tersebut mampu melakukan semua tahapan lomba dengan baik hingga akhirnya meraih juara 1 dalam kontes ini.

Harapannya, mahasiswa DTETI UGM terus mengembangkan semangat berkreasi dan berkompetensi sehingga mampu menjadi mahasiswa yang berprestasi baik di sektor akademik maupun non akademik. 

Lihat selengkapnya

Mahasiswa DTETI Raih Juara 2 Islamic Apps Contest

22 August 2016

Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) kembali mengukir prestasi membanggakan di Islamic Apps Contest dengan meraih Juara 2. Kompetisi tersebut diselenggarakan pada 25-27 Maret 2016, di Universitas Brawijaya.


Lomba Islamic ICT Apps merupakan wadah mahasiswa untuk berkreasi membuat inovasi untuk memajukan peradaban islam, maka diusunglah tema Kemajuan Teknologi Informasi untuk Peradaban Islam. Final perlombaan ini dimeriahkan oleh 18 finalis dari berbagai universitas di Indonesia. Tim Teknologi Informasi DTETI FT UGM yang diwakili oleh Dwi Aji Kurniawan, Nurrahmat Pradeska, dan Rafika Amini berhasil mendapatkan juara II dengan karya Chimory, sebuah aplikasi permainan yang diperuntukkan bagi anak dan remaja sebagai sarana pembelajaran angka dan huruf hijaiyah.


Harapannya, aplikasi yang dikembangkan oleh mahasiswa DTETI FT UGM dapat memberi manfaat besar bagi penggunanya. Kami pun berharap, mahasiswa lain juga terpacu mengembangkan aplikasi yang bermanfaat sekaligus meraih berbagai penghargaan.

 

Lihat selengkapnya

Mahasiswa DTETI Tampil sebagai Jawara Lomba Inovasi Bulan K3

22 August 2016

Mahasiswa UGM berhasil memenangkan Lomba Inovasi Bulan K3 Pertamina RU IV Cilacap pada 25 Februari 2016 lalu. Tim Peneliti Joss dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik  (DTETI FT) UGM meraih juara 1 kategori mahasiswa dengan mengajukan model pengaturan intensitas cahaya lampu otomatis berbasis sensor cahaya alami.

Lomba Inovasi Bulan K3 diselenggarakan oleh Pertamina RU IV Cilacap dan diikuti 50 peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Tim UGM yang terdiri dari Muhammad Hasan Habib, Handika Putra, dan Irfan Joyokusumo dari DTETI FT berhasil menyisihkan 24 tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Beberapa perguruan tinggi tersebut diantaranya Institut Teknologi Bandung, Universitas Sumatera Utara, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Airlangga.

Ketua Tim Joss UGM, M. Hasan Habib, mengatakan dalam kategori mahasiswa lomba kali ini diikuti sebanyak 25 tim dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Selanjutnya, dipilih delapan besar yang dinyatakan lolos untuk presentasi dalam babak final di Cilacap.

“Saat final kami mempresentasikan dan melakukan demo model pengaturan intensitas cahaya lampu otomatis berbasis sensor cahaya alami (Wi-LLC). Alhamdulillah dinyatakan sebagai yang terbaik,” tuturnya, Rabu (2/3) di DTETI FT UGM.

Model pengaturan intensitas cahaya lampu otomatis berbasis sensor cahaya alami yang dikembangkan Tim Peneliti Joss UGM ini dinamai Wireless Light Luxs Controller (Wi-LLC). Program ini dikembangkan untuk mengurangi konsumsi energi listrik dengan memanfaatkan cahaya alami.

“Sekitar 9-20 persen konsumsi energi di Indonesia belum optimal terutama di sektor pencahayaan. Hal itu mendorong kami untuk mencari solusi atas persoalan tersebut,” jelas Habib.

Setelah itu, mereka kemudian berupaya memanfaatkan cahaya alami dari sinar matahari untuk mereduksi penggunaan energi listrik. Dengan Wi-LLC ini nantinya satuan tingkat pencahayaan (luxs) pada lampu konvensional dapat direduksi oleh tambahan luxs cahaya alami.

“Memanfaatkan cahaya alami untuk mengurangi pemakaian energi listrik. Model seperti ini yang tengah kami kembangkan,” imbuh Handika Putra.

Handika menjelaskan Wi-LLC tersusun dari tiga komponen utama. Komponen tersebut adalah lampu LED, main controller, dan sensor cahaya wireless. Alat akan bekerja saat cahaya alami masuk ke dalam ruangan sehingga sensor akan menangkap rangsang cahaya tersebut. Selanjutnya, sensor akan mengirimkan data pada main controller secara wireless. Kemudian main controller akan mengidentifikasi kuantitas cahaya alami yang diterima oleh sensor. Setelah itu, akan diolah dalam main controller. Hasilnya akan digunakan untuk mengendalikan lampu agar luxs yang dikeluarkan lampu berkurang sebesar luxs cahaya alami yang masuk.

“Misal ada cahaya alami masuk ruangan sebesar 20 persen, maka jumlah tersebut akan berkontribusi mengurangi kerja lampu hingga 20 persen. Jadi, kerja lampu hanya 80 persen saja,” paparnya.

Model Wi-LLC ini telah dilirik oleh Pertamina RU IV Cilacap. Oleh karena itu, Habib dan kawan-kawan terus melakukan riset untuk mewujudkan produk Wi-LLC yang teruji secara laboratorium dan juga berlisensi.

“Saat ini kami fokus riset untuk menjadikan produk ini. Harapannya bisa jadi tahun ini juga,” tambah Irfan Joyokusumo.

Irfan mengatakan kedepan mereka akan menambahkan beberapa grup lampu terkendali dalam alat ini. Selain itu, juga akan meningkatkan kehandalan sensor cahaya wireless.

“Nantinya kami juga akan tambahkan fasilitas penyimpan data yang membantu pengguna memantau perkembangan energi yang bisa direduksi,”ujarnya. (Humas UGM/Ika)

Lihat selengkapnya

Tim Mahasiswa DTETI Borong 3 Gelar di Gemastik 2015

22 August 2016

Tim mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas TEknik UGM (DTETI FT UGM) kembali menuai prestasi di kancah nasional pada ajang Gemastik 2015. Kompetisi dengan tuan rumah Universitas Gadjah Mada ini telah diselenggarakan pada tanggal 26-28 Oktober 2015. Selamat kepada teman-teman DTETI yang telah meraih gelar juara, diantaranya:

#‎Juara‬ 1 Kategori Pengembangan Bisnis TIK, Tim Ace Culture Indonesia
1. Andreas Gandhi(TI 12)
2. Sasmita Dewi Winahyu(TI 13)

#Juara 2 Kategori Pengembangan Bisnis TIK, Tim Classionary
1. Brian Yudhalaksana (TI 13)
2. Azka Aditya (TI 13)

#Juara 3 Piranti Cerdas, Tim AgroIndo
1. Andreas Gandhi (TI 12)
2. Rendy Yusuf Azhari(TI 11)
3. Hamdan Prakoso(TI12)

Selamat kepada mahasiswa DTETI yang kembali meraih prestasi membanggakan. Semoga di tahun mendatang dapat meraih gelar yang lebih banyak lagi.

Lihat selengkapnya

Mahasiswa DTETI Sumbang Prestasi Juara 3 di Internasional Robot Contest Korea

22 August 2016

Tim robot UGM berhasil meraih juara 3 kontes robot internasional (International Robot Contest) kategori curling yang diselenggarakan di KINTEX, Korea Selatan, Minggu (1/11). Kontes robot ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi (Ministry of Trade, Industry and Energy), KIRIA (Korea Institute for Robot Industry Advancement), dan SNUST (Seoul National University of Science and Technology). Kompetisi ini diadakan Minggu (1/11) dan diikuti oleh berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Indonesia dan Hong Kong.

Pada kompetisi ini tim robot UGM diwakili oleh 6 orang mahasiswa dan 1 dosen pembimbing. Para mahasiswa bertanding sebagai perwakilan dari Indonesia. Mereka adalah Iman Agus Faisal, Imaduddin A Majid (mahasiswa Departamen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi), Azis Fajar Riyadi, Rendy Arminda Putra (mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Teknik Industri), Ja'far Shodiq Yusuf Bachtiar, Fauzi Nur Iswahyudi (mahasiswa Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika) dan Fahmizal (dosen Diploma Teknik Elektro) selaku dosen pembimbing.

“Tim Indonesia membawa robot humanoid yang berbentuk seperti manusia,” papar Faisal, salah satu anggota tim, Selasa (3/11).

Faisal menuturkan dalam kompetisi ini terdapat 4 kategori yang dipertandingkan. Keempat kategori tersebut adalah fight-Royal Rumble Match, Fight, curling , dan Survival marathon. Pada setiap kategori robot-robot yang bertanding mendapatkan misi untuk melakukan gerakan-gerakan, seperti menendang, berlari, memukul lawan, dan gerakan lainnya agar dapat memenangkan pertandingan. Pada kategori curling robot harus diprogram sehingga dapat dikendalikan untuk menendang sebuah objek ke titik tujuan.

“Semua tim bertanding dengan penuh semangat dan mendapatkan hasil terbaik sesuai dengan usaha dan persiapan yang telah dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu Fahmizal, selaku dosen pembimbing, menambahkan tim robot UGM sangat beruntung karena berhasil mendapatkan juara ketiga pada kategori curling. Tim Indonesia berhasil menjadi juara setelah memenangkan pertandingan perebutan juara ketiga melawan tim Jepang.

“Hasil ini patut disyukuri sekaligus menjadi evaluasi bagi kinerja tim selanjutnya.Ke depan semoga bisa menjadi pemicu tim robot UGM agar bisa meraih hasil optimal di setiap kompetisi,” tegas Fahmizal (Humas UGM)

Lihat selengkapnya

Mahasiswa DTETI Raih Juara Hackaton Indosat 2015 Lewat Aplikasi

22 August 2016

Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) kembali meraih prestasi di Hackaton Indosat IWIC 2015 berkat Aplikasi Temu Jasa yang dikembangkan oleh Hardian Prakasa (TI 2011) dan Reza Adipratama yang berhasil memenangkan kompetisi yang digelar dari Jumat (9/10/2015) hingga Sabtu (10/10/2015) di Jakarta.Aplikasi tersebut dianggap oleh dewan juri Hackathon IWIC 2015 memiliki konsep yang baik untuk pengguna dan industri, selain juga memiliki nilai bisnis yang menjanjikan.Temu Jasa adalah aplikasi yang menghubungkan antara pencari dan penyedia jasa rumah tangga sehari-hari.


Dikutip dari kompas.com, Hardian mengatakan, "Jasa yang ditawarkan bermacam-macam, seperti service AC (air conditioner), renovasi rumah, bersih-bersih rumah, sampai sedot WC juga ada,"ujar Hardian saat dijumpai seusai acara pengumuman Hackathon.Di halaman aplikasi, pengguna bisa mencari jasa yang disediakan, lalu memilihnya berdasar rating, harga, lokasi, dan sebagainya.Temu Jasa dikembangkan di tiga ekosistem populer saat ini, yaitu Android, iOS, dan Windows Phone.Aplikasi tersebut dibuat oleh keduanya karena melihat selama ini penawaran jasa yang dilakukan di website e-commerce masih mengharuskan pengguna untuk menghubungi mereka secara terpisah.


Harapannya, aplikasi yang dikembangkan oleh mahasiswa DTETI FT UGM dapat memberi manfaat besar bagi penggunanya. Kami pun berharap, mahasiswa lain juga terpacu mengembangkan aplikasi yang bermanfaat sekaligus meraih berbagai penghargaan.

 

Lihat selengkapnya

Tim PKM-K "My Teacher Tangram" Raih Perunggu PIMNAS ke 28

22 August 2016

Mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTETI FT UGM) sumbangkan perungku kategori PKM-K pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-28 yang digelar di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). ketua tim juri Andang Subaharianto, Kamis (8/10/2015) malam, mengumumkan bahwa tim PKM-K (Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan) My Teacher Tangram, yang di ketuai oleh Muhamad Randi Ritvaldi dari Teknik Elektro, dengan anggota Verdiaz Refikhanata dan Urfan Qinthara dari Teknik Elektro, Tyas Nurul Hidayati dari Teknik Industri, dan Naufi Ulumun Nafiah dari Fakultas Psikologi dengan dosen pembimbing Avrin Nur Widiastuti, S.T,M.Eng. berhasil meraih perunggu.


My Teacher Tangram merupakan sebuah produk yang diusung dalam rangka mencerdaskan anak Indonesia melalui permainan edukasi.  Produk ini terbuat dari bahan akrilik yang dihadirkan dalam tampilan bentuk menyerupai puzzle dengan 7 potongan dengan beragam bentuk dan warna untuk dirangkai menjadi beragam bentuk menyerupai benda disekitar sehingga tangram ini cukup berperan dalam membantu anak memvisualisasikan dan mengenal benda benda yang ada disekitar. Untuk satu produk tangram My Teacher tersedia dalam kemasan produk tangram yang dilengkapi dengan buku panduan berisikan informasi petunjuk permainan dalam membentuk 50 gambar disertai dengan panduan kosakata dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris. Cara permainan tangram ini juga tergolong mudah dan dirancang dengan usabilitas yang sesuai untuk anak pada usia 4-7 tahun. Ketika bermain, sang anak akan menebak dan mencoba coba bentuk potongan yang digabungkan menjadi satu pola besar berbentuk benda disekitar, hal ini akan memancing rasa ingin tahu dan memancing anak untuk terus berkreasi selain untuk memacu kognitif anak untuk mengenal benda benda disekitar. Produk tangram My Teacher ini juga telah mendapat dukungan dari beberapa stakeholder terkait, salah satunya yakni dukungan dari Dr. Mei Neni Sitaresmi, Dokter spesialis tumbuh kembang anak yang menyatakan bahwa Tangram My Teacher ini merupakan mainan edukasi yang baik bagi anak di masa pertumbuhanya, My Teacher tangram sebagai permainan yang sangat tepat untuk memancing rasa ingin tahu anak dan meningkatkan pola pikir anak melalui bentuk bentuk yang bervariasi.


“Untuk pemasaran produk My Teacher sendiri sudah tersedia di kota Yogyakarta, Bogor, Solo, dan Jakarta. Untuk target kedepanya kami akan memperluas wilayah pemasaran ke beberapa kota besar lainya di dan juga pengurusan paten untuk prduk My Teacher tangram edukasi ini”, Tutur Randi selaku ketua tim PKM-K My Teacher.

 

Lihat selengkapnya

Gadjah Mada Aerospace Team Berhasil Meraih Medali Emas dan Perak dalam KOMURINDO 2015

22 August 2016

Gadjah Mada Aerospace Team kembali memberikan prestasi yang membanggakan pada ajang Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2015 yang diselenggarakan di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat pada tanggal 2-5 Agustus 2015. Dalam kompetisi tersebut Gadjah Mada Aerospace Team sukses menyabet juara 1 pada kategori Muatan Roket dan juara 2 pada kategori roket  EDF.

Berikut mahasiswa UGM yang mendapat penghargaan : Muhammad Randi Ritvaldi (JTETI), Dwi Aji Kurniawan (JTETI), Ardita Wiratama (JTMI), Edo Probolaksono Aganinggar (JTETI), Luthfan Nur Ubai (JTETI), Dera Rachmawaty Kusuma (JTETI), Ghafar Ramadhan Fakih (ELINS), Naufal Imaduddin (JTMI), Yudha Bakti Nugroho (ELINS), Andi Surya Rakhmawan (ELINS), Aris Bodhi (JTF) peraih Juara 1 kategori Muatan Roket. Dan Wisnu Pamungkas (ELINS), Aji resindra Widya (JTETI), Fahdy Nashatya (JTETI), Handoko Kustanto (JTETI), Arief Rizkyawan (JTMI), Bayu Satria Buwana (JTMI), Naufal Idharuddin Nasiri (JTETI), Thundra Akbar Sudarsono  (ELINS), Shodiq Jati Premono (JTETI), Maulana Ridwan Fathoni (JTMI), Dhanimsya Hudasaputra (JTMI), Aditya Fadzilah (ELINS), Fatimah Tri Windrasti (ELINS), Dyah Pribandaru Nirmalasari (JTMI), Zulfikar Mujahid (JTMI), Bhima Caraka, Rendi Fitranu (JTMI), Mario Adhi (JTMI), Randi Aldo (JTMI) mendapat Juara 2 kategori roket  EDF.

Peserta  Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) 2015 melalui beberapa tahap penyeleksian ,yaitu tahap I evaluasi proposal dan tahap II evaluasi laporan perkembangan, kemudian diadakan workshop, dan pelaksanaan kompetisi di Lanud TNI AU, Pameungpeuk Garut Jawa Barat. Pada tanggal 3 Agustus 2015 pelaksanaan kompetisi dilakukan Uji Fungsional dan kemudian tanggal 4 Agustus 2015 dilaksanakan Uji Terbang.

Penyelenggaraan Komurindo dan Kombat 2015 diikuti oleh 56 tim dari 27 universitas di Indonesia yang terdiri dari 20 tim peserta kompetisi kategori muatan roket, 20 tim peserta kategori roket EDF, dan 16 peserta Kombat. Keseluruhan tim tersebut telah lulus dalam seleksi tahap I dan II, serta telah mengikuti workshop sebagai syarat wajib yang harus dipenuhi para peserta.

Hasil kompetisi kategori muatan roket sebagai berikut : juara 1 Gathotkaca UGM, juara 2 StarPENSky-X4 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, juara 3 Krakatau 5.6 STMIK Teknorat Bandar Lampung, juara 4 Gatotkaca APTRG Telkom, Desain Terbaik diperoleh Pasupati Universitas Negeri Yogyakarta, dan Ide terbaik disabet oleh Pegasus 4 Institut Pertanian Bogor. Sedangkan untuk kategori roket EDF, juara 1 disabet oleh DIRK RKF-SCUTUM Universitas Komputer Indonesia, juara 2 UFO UGM, juara 3 Flashships Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, juara 4 EEPISKY G-06 Politeknik Elektronika Negeri  Surabaya, desain terbaik diperoleh Tim Bangau APTRG Universitas Telkom Bandung, dan Ide terbaik disabet oleh DIRK RKF-SCUTUM Universitas Komputer Indonesia. Dan pada kompetisi kategori Balon Atmosfer memperoleh hasil sebagai berikut : Juara 1 diperoleh Arakula APTRG Universitas Telkom, juara 2 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya , juara 3 ERGSAT-XI VI5 Universitas Komputer Indonesia,JUARA 4  Jayapala Ganesha Institut Teknologi Bandung, Desain terbaik Rev-Gaardan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ide Terbaik diperoleh EEPISBAts Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Lihat selengkapnya

Raih Emas di International Mathematics Competition for University Students

22 August 2016

Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM yang diwakili oleh Pramudya Ananto (TE 2011) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan meraih emas di International Mathematics Competition for University Students 2014 yang diselenggarakan di Blagoevgrad, Bulgaria. Kompetisi tersebut telah berlangsung pada 27 Juli – 2 Agustus 2015.

Pramudya Ananto merupakan 1 diantara 3 wakil dari UGM yang sukses meraih penghargaan di ajang berkelas internasional tersebut. Ketiga wakil dari UGM berhasil mendapat pulang dengan membawa penghargaan sebagai berikut
1. Pramudya Ananto mendapat emas
2. Made Benny Prasetya Wiranata mendapat perak
3. Willy Sumarno mendapat Honorable Mention.

Selamat kepada Pramudya Ananto atas prestasinya, semoga dapat diteruskan oleh adik-adik angkatannya.

Lihat selengkapnya

Raih Juara di Kompetisi Teknologi Bertaraf Internasional : ASME IShow 2015

22 August 2016

Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (JTETI FT UGM) atas nama Ridwan Wicaksono dan Imaduddin A. Majid yang menjadi perwakilan kelompok ATNIC mahasiswa JTETI FT UGM sukses meraih juara di kompetisi ASME (American Society of Mechanical Engineers) IShow (Innovation Showcase) pada 20 April 2015 di Pune, India.

ATNIC didukung Indmira sebuah perusahaan berbasis riset dam teknologi di bidang pertanian, lingkungan dan energi terbarukan. Inovasi dari kota Gudeg, Yogyakarta itu menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam kompetisi para inovator teknologi dunia tersebut. ATNIC memenangi kompetisi dengan mengusung karya BlumbangReksa.

BlumbangReksa merupakan sebuah teknologi pemantau kondisi air tambak dengan berbasis internet dan GSM telah mulai dikembangkan sejak September 2014. Teknologi yang bisa mencatat kondisi air tambak 24 jam non stop dan hasilnya bisa dilihat dengan gadget atau website ini selain menjadi 3 terbaik di ASME Ishow juga merupakan Finalis Nasional Mandiri Young Technopreneur 2015 dan penerima program bisnis Yayasan INOTEK (Inovasi Teknologi).

Lihat selengkapnya

KMTETI FT UGM Raih Gelar HMJ Terproduktif di Gadjah Mada Award 2014

22 August 2016

Selamat kepada Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (KMTETI) yang berhasil meraih gelar HMJ Terproduktif di Gadjah Mada Award 2014. Semua itu berkat kerja keras, semangat dan gotong royong dalam menyukseskan setiap kegiatan yang dilakukan oleh KMTETI.

 

Lihat selengkapnya

Juara 3 kategori Home Lomba Inovasi Produk Enjinia Nusantara (LIPEN) 2014

22 August 2016

Pada tanggal 21-23 November 2014 telah berlangsung acara pelatihan kewirausahaan sekaligus grand final lomba inovasi produk Lipen 2014 yang bertempat di Hotel Horison, Bogor. Acara ini terselenggara atas kerja sama dari  Enjinia Nusantara (komunitas profesional Indonesia yang bekerja di Jepang) dan Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia serta didukung berbagai pihak: LIPI, KBRI Tokyo, KJRI Osaka, Nanocenter Indonesia, Jmax Indonesia, MM2100 Industrial Town, dan lain-lain. Melalui acara ini diharapkan dapat lahir banyak technopreneur baru yang mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi, demi tercapainya target membawa Indonesia menjadi 7 besar negara ekokomi dunia pada tahun 2030.

Dalam kompetisi lomba inovasi produk, terdapat tiga kategori : produk IT, produk rumah tangga serbaguna, serta produk hemat energi &ekonomis. Sebelumnya telah berhasil terkumpul 430 proposal ide yang berasal dari total 1435 mahasiswa peserta dari 34 jurusan dan 53 perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Seluruh proposal ide tersebut lalu diseleksi menjadi 35 proposal dan akhirnya dipilih 3 proposal tiap kategori untuk dipertandingkan di babak grand final. Pada babak grand final  akan ditentukan juara 1, 2, 3, dan juara harapan dari tiap kategori. Di samping itu, produk yang dinyatakan layak dapat mengikuti program inkubasi dan pendampingan usaha dari Pusat Inovasi LIPI.

Pada babak grand final yang bertajuk 'Olimpiade Monozukuri', satu-satunya wakil UGM, tim Kreatif Innovatif yang beranggotakan :
Hisyam Fakhri (TE 2012)
Budi Azhari (TE 2012)
Kukuh Daud Pribadi (TE 2012)
Muhammad Rifa'i Putra Sugita (TE 2012)
Ilham Maulana Himawan (TE 2012)
berhasil meraih juara 3 dan berhak atas hadiah sebesar 14 juta rupiah serta bantuan modal dari Kementrian Koperasi dan UKM.

Link: http://enjinianusantara.org/v2/lomba-inovasi-produk-enjinia-nusantara-sebagai-cikal-bakal-gerakan-monozukuri-indonesia/

Lihat selengkapnya

Mahasiswa JTETI Gantikan CEO PT XL Axiata dalam Board of Directors Challenge

22 August 2016

Akhsani indra waskita (TE 11) berhasil meyakinkan Juri Board of Directors Challenge untuk menjadi CEO PT XL Axiata. Seperti yang dilansir oleh kompas.com, Beberapa "pejabat pucuk pimpinan" di PT XL Axiata serempak mengakhiri masa jabatannya, mulai Chief Executive Officer, Chief Commerce Officer, Chief Service Management Officer, dan Chief Digital Service Officer, terhitung mulai hari Jumat (28/11/2014). Mereka mengakhiri masa tugasnya selama empat hari di perusahaan telekomunikasi itu.

Tentu saja yang pensiun bukanlah Hasnul Suhaimi yang saat ini masih menjabat sebagai CEO PT XL Axiata atau direksi lainnya, melainkan empat orang mahasiswa yang terpilih dalam program Board of Directors Challenge yang ditantang untuk hidup sebagai direksi.

Mereka adalah Anthony Soehartono, Hasnan Chatim, Claristy, dan Akhsani Indra Waskita. Selama empat hari terakhir, keempat mahasiswa ini ditantang menggantikan tugas para direksi XL Axiata.

Anthony menggantikan Willem Timmermans sebagai Chief Digital Service Officer, Hasnan menggantikan Ongki Kurniawan sebagai Chief Service Management Officer, dan Claristy menggantikan Rashad Javier Sanchez yang bertindak sebagai Chief Commerce Officer. Posisi Hasnul selaku CEO digantikan sementara oleh Akhsani.

Pada masa tantangan, para mahasiswa ini mendampingi direksi untuk menjalankan tugasnya, mulai rapat, menyusun strategi, dan bahkan menerima penghargaan, seperti dilakukan Akhsani di Singapura. Intensitas pekerjaan dan tantangan yang harus dilakukan sampai membuat mereka tidak sempat menikmati fasilitas ala direksi yang disediakan, yakni menginap di apartemen mewah dan antar-jemput menggunakan mobil seharga Rp 700 juta.

"Padahal, beban yang harus kami jalani hanya 10 persen dari yang sesungguhnya dilakukan oleh para direktur," ujar Anthony.

Johnson Chan, Senior Vice President of Business Strategy and Partnership XL Axiata, mengungkapkan bahwa inisiatif ini kali pertama dilakukan untuk mencari bibit calon pemimpin pada masa mendatang.

Empat orang mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institute of Business Management, dan Universitas Indonesia ini adalah hasil saringan yang dilakukan atas 2.000 lebih pendaftar.

"Kami pun cukup terkejut karena mereka memberikan ide-ide yang bisa diimplementasikan oleh perusahaan," ujarnya.

http://tekno.kompas.com/read/2014/11/29/15160007/4.Hari.Menjabat.Direksi.XL.Serempak.Pensiun

Lihat selengkapnya

GOLD WINNER di Ajang Hackathon Bestapps.ID Telkom

22 August 2016

BestApps.ID (BestAppsID) adalah kompetisi hackathon selama 24 jam untuk mencari aplikasi terbaik yang memanfaatkan API (Application Programming Interface) dari Telkom Group. BestApps.ID ini diselenggarakan oleh Telkom & Telkomsel bekerjasama dengan Bandung Digital Valley yang diselenggarakan 29-30 November 2014.

Peserta kompetisi BestAppsID akan ditantang membuat aplikasi berbasis mobile maupun apikasi web yang kreatif untuk Indonesia. Kompetisi BestAppsID ini dapat diikuti oleh developer mahasiswa, pelajar, individu, profesional maupun umum untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi terbaik dalam satu malam. Aplikasi berbasis mobile dan web app dari peserta nantinya akan mendapatkan penilaian dari beberapa juri yakni Rizkan Chandra ((CTO PT. Telekomunikasi Indonesia), Edward Ying  (Director of Planning & transformation Telkomsel), Wempy D. Koto (CEO Systec Group) dan Budi Rahardjo (Entrepreneur).

Melalui kompetisi berdaya saing tinggi, tim dari JTETI UGM yaitu Stairway Studio UGM yang terdiri dari :

Hardian Prakasa (TI 2011)

Hendrawan Adi Wijaya (TI 2011)

Kartika Maharani (TI 2011)

Pieter Leon Pontolumiu (TI 2011

 

dengan aplikasi VLens berhasil meraih GOLD WINNER.

Lihat selengkapnya

Mahasiswa JTETI Raih 4 Gelar di Gemastik 7

22 August 2016

Pada ajang kompetisi Gemastik 7 yang acara finalnya digelas pada 24-27 November 2014, Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada, mahasiswa JTETI berhasil menyumbang 4 gelar sekaligus di ajang tersebut. Untuk itu, kami ucapkan selamat dan sukses kepada :

 

JUARA I KATEGORI DESAIN USER EXPERIENCE

Reza Arkan Partadiredja (TI 2012)

M Ilham Esman (TI 2012)

Vina Sectiana (TI 2011)

 

JUARA I KATEGORI PIRANTI CERDAS

Hardian Prakasa (TI 2011)

Beny Septian Pardede (TE 2011)

Rizki Eka Putra (TekInd 2011)

 

JUARA II KATEGORI KEMANANAN JARINGAN

 Ivan Saputra (TI 2011)

Hardian Prakasa (TI 2011)

Herfiedhantya Bhagaskara (TI 2011)

 

HONORABLE MENTION

Reza Arkan Partadiredja (TI 2012)
M Ilham Esman (TI 2012)
Vina Sectiana (TI 2011)

Lihat selengkapnya

Persembahan Perunggu International Robot Competition 2014 Humanoid Competition untuk Indonesia

22 August 2016

Gadjah Mada Robotics Team kembali mendapatkan kesempatan untuk berlaga di panggung internasional. Kompetisi tahunan yang diadakan oleh Korea Institute for Robot Industry Advancement kali ini berlangsung pada tanggal 23-26 Oktober 2014 di Kintex Hall, Ilsan, Korea Selatan. International Robot Competition 2014 – Humanoid Competition mengundang Gadjah Mada Robotic Team sebagai wakil dari Indonesia. Dalam kontes tersebut terdapat beberapa kategori perlombaan yang diikuti oleh Tim Alfarobi, diantaranya adalah track, handball, weight lifting, gymnastic, Curling, boxing, fight, royal rumble, dan dancing untuk kidsize robot.

Persiapan hingga keberangkatan Tim Alfarobi didampingi oleh dosen pembimbing Bakhtiar Alldino S. S.Si., M.Cs., Dr. Eng. Herianto, S.T, M.Eng., Adha Imam Cahyadi, S.T., M.Eng., D.Eng dan Farahiyah Syarafina (Teknik Elektro 2011) selaku manajer tim . Berikut ini adalah Tim Alfarobi yang merupakan perwakilan dari Gadjah Mada Robotic Team,

1. Ridlo Nur Rahman (Teknik Elektro 2011)

2. Bayu Kanugrahan Luknanto (Teknik Elektro 2011)

3. Dzikri Purnama Sigit (Elektronika dan Instrumentasi 2011)

4. Fahmi Akbar Wildana (Elektronika dan Instrumentasi 2011)

5. Ragil Sulistiyo (Teknik Mesin 2011)

Hasil perolehan akumulasi nilai dari 10 kategori yang diikuti dalam IRC 2014 memberikan hasil bahwa Indonesia berhak mendapatkan medali perunggu. Menghadapi tim dari Jepang, Korea, Amerika Serikat, Hong Kong, Malaysia, dan negara-negara lainnya merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi Tim Alfarobi.

Perjuangan tim ini hingga mampu berlaga di Negeri Gingseng tidak lepas dari peran seluruh anggota tim robot yang memberikan bantuan teknis pembuatan robot dan persiapan non teknis. Dukungan berupa pendanaan juga telah diberikan oleh Direktorat Kemahasiswaan UGM dan Fakultas MIPA.

Semoga prestasi kecil ini dapat memberikan hikmah dan inspirasi untuk segenap insan Gadjah Mada.

Lihat selengkapnya